Warung Martik di Beteng Kelurahan Mangge Magetan Dibobol Maling Berulang Kali, Rokok Kembali Digondol
Warung Martik di Beteng Kelurahan Mangge Magetan Dibobol Maling Berulang Kali, Rokok Kembali Digondol
MAGETAN, indonesia-jaya.com– Aksi pencurian kembali menghantui Warung Martik yang berada di Kelurahan Mangge, RT 04/RW 01, Dusun Mbeteng, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan. Warung milik Martik (60) tersebut sudah beberapa kali menjadi sasaran pencurian dan pembobolan, bahkan kejadian serupa disebut hampir terjadi setiap tahun. Selasa (25/8/2026)
Kali ini, pelaku kembali menyatroni warung dan menggasak sejumlah rokok dengan cara merusak gembok menggunakan linggis. Peristiwa tersebut diduga dilakukan pada waktu menjelang subuh, saat kondisi lingkungan masih sepi.
Martik, pemilik warung, membenarkan bahwa warungnya sudah berulang kali menjadi sasaran maling. Ia mengaku kejadian tersebut membuat dirinya prihatin, terlebih kondisi penjualan warung saat ini sedang sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Jualan kok koyok ngene yo, sepi banget, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Martik dengan nada prihatin.
Menurutnya, aksi pencurian bukan baru kali ini terjadi. Pada tahun sebelumnya, ketika warung baru saja kulakan rokok, barang dagangan tersebut diletakkan di depan etalase berukuran sekitar 2 meter x 0,5 meter. Namun, pelaku justru mengangkut seluruh barang beserta bagian etalase tersebut.
Tidak hanya rokok, warung tersebut juga pernah kehilangan uang dalam dua kejadian berbeda. Uang yang dibawa pelaku dalam masing-masing kejadian mencapai ratusan ribu rupiah. Selain itu, tabung gas juga pernah menjadi sasaran pencurian.
Kejadian terbaru kembali menyasar rokok. Pelaku diduga sengaja merusak gembok warung menggunakan linggis sebelum mengambil barang dagangan. Aksi tersebut diperkirakan dilakukan beberapa kali pada waktu sebelum subuh ketika kondisi sekitar warung relatif sepi.
Berulangnya kejadian tersebut membuat Martik berharap lingkungan sekitar, khususnya akses jalan menuju Beteng Kelurahan Mangge, tidak kembali menjadi sasaran pelaku pencurian. Ia berharap keamanan di wilayah tersebut semakin diperhatikan sehingga warga, terutama pemilik usaha kecil, dapat berjualan dengan lebih tenang.
“Semoga jalan ke arah Mangge dari arah tersebut tidak menjadi incaran maling lagi ke depannya. Kondisi warung saja sudah sepi, sampai kulakanpun bingung , masih tega juga menjadi incaran,” harapnya.
Martik berharap kejadian yang dialaminya menjadi perhatian bersama. Menurutnya, warung kecil seperti miliknya merupakan sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketika barang dagangan maupun uang hasil berjualan hilang dicuri, kerugiannya tentu sangat dirasakan.
Ia juga berharap masyarakat dapat lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hingga menjelang pagi. Pengawasan lingkungan dan kepedulian warga dinilai penting untuk mencegah aksi serupa kembali terjadi.
Warga di sekitar lokasi diharapkan turut memperhatikan aktivitas mencurigakan, terutama pada jam-jam rawan. Dengan kondisi lingkungan yang lebih waspada dan saling menjaga, diharapkan aksi pencurian tidak kembali terjadi dan para pelaku tidak menjadikan warung maupun rumah warga di sekitar Mangge sebagai sasaran.(Lina)


