Kabid Cipta Karya PUPR Magetan ,Tingkatkan Layanan Air Bersih, SPAM Desa Madigondo Magetan Dapat Anggaran Rp200 Juta pada 2026
Tingkatkan Layanan Air Bersih, SPAM Desa Madigondo Magetan Dapat Anggaran Rp200 Juta pada 2026
MAGETAN , indonesia-jaya.com-Pemerintah Kabupaten Magetan terus mendorong peningkatan pelayanan air bersih bagi masyarakat melalui pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Salah satu program yang mendapat perhatian adalah peningkatan SPAM Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, pada Tahun Anggaran 2026.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, proyek peningkatan SPAM Desa Madigondo tercatat memiliki nilai pagu anggaran sebesar Rp200 juta, dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp195.840.000. Proses pengadaan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) berlangsung pada September 2026. Senin (9/11/2026)
Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur air minum desa agar pengelolaannya semakin baik dan mampu mendukung kebutuhan masyarakat terhadap akses air bersih.
Sebelumnya, Dinas PUPR Kabupaten Magetan juga melaksanakan Rapat Koordinasi Penerima Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) bagi Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (KPSPAM) se-Kabupaten Magetan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat II pada Senin, 22 Juni 2026, dan diikuti kelompok pengelola dari desa-desa penerima program, termasuk KPSPAM Desa Madigondo.
Rapat koordinasi ini menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman pengelola mengenai keberlanjutan program penyediaan air minum, pemeliharaan sarana, serta tata kelola pelayanan air bersih di tingkat desa.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Magetan, Rokhmat Zainuddin, S.T., M.T., menjadi salah satu pejabat yang terkait dengan pelaksanaan program di bidang infrastruktur permukiman dan penyediaan air minum.
Selain dukungan pembangunan infrastruktur, pada September 2026 Desa Madigondo juga menjalin kerja sama dengan pihak akademisi Universitas Merdeka (UNMER) dalam penelitian dan peningkatan pengelolaan aset desa, termasuk pengelolaan air PAM desa.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan aset yang lebih baik, sehingga fasilitas air minum yang tersedia dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, pada Desember 2025, Pemerintah Desa Madigondo bersama Dinas PUPR sempat melakukan peninjauan instalasi air PAM desa. Saat itu, penyelesaian sambungan listrik dari PLN menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk mendukung operasional instalasi.

Dengan adanya program peningkatan SPAM pada 2026, koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok pengelola, dan pihak terkait diharapkan semakin kuat.
Masyarakat pun diharapkan dapat memperoleh manfaat dari peningkatan sarana air minum melalui pelayanan yang lebih baik, pengelolaan yang profesional, serta pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan.(Lina/Adv)

