Bupati Ony Anwar Pelopori Hemat BBM, Pilih Sepeda Angin untuk Aktivitas Harian ke Kantor

Bupati Ony Anwar Pelopori Hemat BBM, Pilih Sepeda Angin untuk Aktivitas Harian ke Kantor

Ngawi , indonesia-jaya.com— Komitmen Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam mendukung efisiensi energi dan penghematan anggaran ditunjukkan langsung oleh Bupati Ngawi, H. Ony Anwar Harsono, S.T., M.H., dengan langkah sederhana namun berdampak besar. Orang nomor satu di Ngawi tersebut kini mulai menggunakan sepeda angin sebagai sarana transportasi untuk aktivitas sehari-hari, termasuk berangkat ke kantor. Jumat (17/4/2026)

Langkah ini tidak hanya menjadi simbol penghematan bahan bakar minyak (BBM), tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan upaya pengendalian anggaran daerah, penggunaan sepeda dinilai sebagai alternatif yang ramah lingkungan sekaligus menyehatkan.

Dalam keterangannya, Bupati Ony Anwar menyampaikan bahwa kebiasaan bersepeda ini merupakan bagian dari gerakan perubahan pola hidup yang lebih efisien dan berkelanjutan. Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat luas untuk mulai mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor.

“Penghematan BBM bukan hanya soal anggaran, tetapi juga tentang menjaga lingkungan dan membangun kebiasaan hidup sehat. Kalau memungkinkan, mari kita mulai dari hal kecil seperti bersepeda,” ujarnya.

Selain menghemat BBM, kebijakan ini juga diharapkan mampu mengurangi tingkat polusi udara serta kemacetan di kawasan perkotaan Ngawi. Pemerintah daerah pun tengah mendorong budaya kerja yang lebih ramah lingkungan melalui berbagai program pendukung, termasuk penyediaan fasilitas parkir sepeda di kantor-kantor pemerintahan.

Sejumlah ASN menyambut baik langkah tersebut dan menganggapnya sebagai teladan dari pimpinan. Tidak sedikit yang mulai mengikuti kebiasaan bersepeda, terutama bagi mereka yang berdomisili tidak jauh dari kantor.

Dengan inisiatif ini, Pemkab Ngawi menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari tindakan sederhana. Diharapkan gerakan hemat BBM melalui penggunaan sepeda angin ini dapat terus berkembang dan menjadi budaya baru di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.(Lina)