Kabid Cipta Karya PUPR Magetan Siapkan Landmark Plaza Ndoyo dengan Anggaran Rp536 Juta
Kabid Cipta Karya PUPR Magetan Siapkan Landmark Plaza Ndoyo dengan Anggaran Rp536 Juta
MAGETAN, Indonesia-jaya.com– Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus melakukan penataan sejumlah kawasan strategis untuk memperkuat wajah kota sekaligus menghadirkan ruang publik yang lebih representatif bagi masyarakat.
Selain menyiapkan Landmark Lokomotif di kawasan depan Stasiun Magetan, Dinas PUPR Kabupaten Magetan melalui Bidang Cipta Karya juga menyiapkan pembangunan Landmark Plaza Ndoyo. Pembangunan landmark tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya mempercantik kawasan dan memperkuat identitas visual Kabupaten Magetan. Kamis (18/9/2026)
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Magetan, Rokhmat Zainuddin, ST., MT., menyampaikan bahwa penataan dan pembangunan landmark menjadi bagian dari konsep pengembangan kawasan perkotaan. Untuk pembangunan Landmark Plaza Ndoyo pada tahun 2026, anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp 536.000.000. (Lima Ratus Tiga Puluh Enam Juta Rupiiah)

Keberadaan landmark tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi ornamen tambahan, tetapi juga mampu menjadi penanda kawasan yang mudah dikenali masyarakat. Plaza Ndoyo sendiri merupakan salah satu kawasan yang memiliki aktivitas masyarakat sehingga penataan visual dan fasilitas pendukung menjadi penting untuk memberikan kesan kawasan yang lebih tertata.
Pembangunan Landmark Plaza Ndoyo dirancang untuk memperkuat karakter kawasan sekaligus memberikan sentuhan estetika pada ruang publik. Dengan adanya landmark, kawasan tersebut diharapkan memiliki identitas yang lebih kuat dan dapat menjadi salah satu titik yang menarik perhatian masyarakat ketika melintas maupun beraktivitas di sekitar Plaza Ndoyo.
Langkah tersebut sejalan dengan penataan kawasan depan Stasiun Magetan di Desa Karangsono, Kecamatan Barat. Di kawasan stasiun, Bidang Cipta Karya juga tengah melakukan sejumlah pekerjaan pendukung, termasuk pembangunan trotoar, gazebo, tempat duduk, penataan area parkir sepeda motor, serta penyiapan ikon rel dan kereta api yang nantinya dilengkapi Landmark Lokomotif.
Konsep pembangunan landmark sejumlah lokasi tersebut menunjukkan adanya upaya untuk menghadirkan ciri khas pada kawasan publik di Kabupaten Magetan. Setiap kawasan diharapkan memiliki elemen visual yang dapat menjadi penanda sekaligus mempercantik lingkungan sekitarnya.
Untuk Landmark Plaza Ndoyo, anggaran sekitar Rp536 juta pada tahun 2026 menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas kawasan. Pelaksanaan pembangunan tentunya diarahkan agar landmark dapat menyatu dengan lingkungan sekitar dan tidak menghilangkan fungsi utama Plaza Ndoyo sebagai ruang yang digunakan masyarakat.
Selain aspek estetika, penataan kawasan juga diharapkan memberikan dampak terhadap kenyamanan masyarakat. Ruang publik yang tertata dengan baik dapat menjadi tempat masyarakat melakukan berbagai aktivitas, sekaligus memberikan wajah kawasan perkotaan yang lebih bersih, rapi, dan menarik.
Rokhmat Zainuddin menegaskan bahwa Bidang Cipta Karya tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memperhatikan bagaimana sebuah kawasan dapat memiliki nilai visual dan identitas yang kuat. Karena itu, keberadaan landmark menjadi salah satu elemen yang dapat mendukung karakter kawasan.
Dengan adanya Landmark Plaza Ndoyo dan Landmark Lokomotif di kawasan Stasiun Magetan, diharapkan sejumlah ruang publik dan kawasan strategis di Kabupaten Magetan semakin memiliki daya tarik. Landmark juga dapat menjadi bagian dari identitas kota yang mudah dikenali oleh masyarakat lokal maupun warga dari luar daerah.
Pembangunan tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana infrastruktur perkotaan dapat dipadukan dengan unsur estetika. Infrastruktur tidak hanya dibangun untuk memenuhi kebutuhan fungsi, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah terhadap lingkungan dan menciptakan ruang publik yang lebih menarik.
Ke depan, penataan berbagai kawasan strategis di Kabupaten Magetan diharapkan terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan dukungan perencanaan dan pembangunan yang tepat, keberadaan landmark dapat menjadi bagian dari wajah baru Kabupaten Magetan yang lebih tertata, representatif, dan memiliki identitas khas.
Melalui Bidang Cipta Karya, Dinas PUPR Kabupaten Magetan berupaya menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga memperhatikan kenyamanan, estetika, dan karakter kawasan. Landmark Plaza Ndoyo dengan anggaran sekitar Rp536 juta pada tahun 2026 serta Landmark Lokomotif di kawasan Stasiun Magetan menjadi bagian dari langkah tersebut dalam memperkuat wajah ruang publik Kabupaten Magetan.(Lina/Adv)


