Pembinaan Posyandu 6 SPM di Desa Sukowiyono, Dinkes Ngawi Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan Berbasis Masyarakat

Pembinaan Posyandu 6 SPM di Desa Sukowiyono, Dinkes Ngawi Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan Berbasis Masyarakat

Ngawi , indonesia-jaya.com– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan primer melalui pembinaan Posyandu dengan penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026, bertempat di Desa Sukowiyono, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, dengan melibatkan kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur yang mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, dr. Heri Nurfahrudin, M.MKes., didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Agus Priyambodo, S.KM, M.MKes., menegaskan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih menyeluruh, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Ngawi dr. Heri Nurfahrudin, M.MKes. dan Sekretaris Dinas Kesehatan (Sekdis) Agus Priyambodo, S.KM, M.MKes.

Melalui penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan ibu hamil, bayi, dan balita, tetapi juga memberikan pelayanan yang lebih luas kepada seluruh kelompok sasaran, mulai dari remaja, usia produktif, hingga lanjut usia. Dengan demikian, Posyandu diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan masyarakat yang mampu menjawab berbagai kebutuhan kesehatan secara terpadu.

 

Dalam kegiatan pembinaan tersebut, para kader Posyandu mendapatkan penguatan materi mengenai implementasi transformasi Posyandu, peningkatan kualitas pelayanan, tata kelola kegiatan, serta strategi memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Kader juga didorong untuk semakin memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Menurut Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, keberhasilan transformasi Posyandu tidak hanya ditentukan oleh fasilitas yang tersedia, tetapi juga oleh kompetensi dan dedikasi para kader yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan secara berkelanjutan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan pelayanan yang profesional, ramah, dan berkualitas.

 

Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi antara tenaga kesehatan di puskesmas dengan para kader Posyandu agar seluruh program kesehatan dapat berjalan selaras. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan, mempercepat deteksi dini berbagai masalah kesehatan, serta memperkuat upaya promotif dan preventif di lingkungan masyarakat.

 

Semangat transformasi Posyandu sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan primer sebagai fondasi utama pembangunan kesehatan. Dengan penerapan enam SPM, pelayanan di Posyandu diharapkan semakin efektif, mudah dijangkau masyarakat, serta mampu memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan warga.

 

Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi juga mengapresiasi dedikasi seluruh kader Posyandu yang selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai program kesehatan. Peran kader dinilai sangat penting karena menjadi penghubung antara tenaga kesehatan dengan masyarakat di tingkat desa.

 

“Melalui semangat kolaborasi, mari bersama-sama mewujudkan Posyandu yang aktif, berkualitas, dan mampu mendukung terciptanya masyarakat yang sehat, mandiri, serta sejahtera,” menjadi pesan yang terus digaungkan dalam kegiatan pembinaan tersebut.

 

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada seluruh kader Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta semua pihak yang telah menunjukkan komitmen dan kerja sama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Diharapkan, sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga transformasi Posyandu benar-benar memberikan dampak positif bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Ngawi.(Lina/Adv)