Kapolres Magetan Paparkan Capaian Akhir Tahun 2025, Angka Kriminalitas Turun Signifikan dan Penyelesaian Kasus Meningkat

Magetan , indonesia-jaya.com– Kepolisian Resor Magetan menggelar Press Release Akhir Tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M, didampingi Kasi Humas IPDA Indra Suprihatin, S.H., M.T. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, instansi terkait, serta insan media.senin (29/12/2025) pukul 13.00 wib.
Dalam paparannya, Kapolres menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah Kabupaten Magetan sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren yang semakin kondusif. Hal tersebut tercermin dari penurunan total kejadian kriminal hingga 215 kasus dibandingkan tahun sebelumnya.
“Upaya preventif dan preemtif yang kami lakukan berjalan efektif. Tercatat 154 kegiatan preventif berhasil menekan potensi gangguan kamtibmas,” ungkap AKBP Raden Erik.
Pada bidang kriminalitas umum, Satreskrim Polres Magetan mencatat sejumlah kasus menonjol, di antaranya 154 kasus penipuan, 16 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta sejumlah kasus yang sempat viral seperti perseteruan antarperguruan pencak silat, kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, kecelakaan kereta api, pembobolan ATM, penggelapan koperasi, hingga kasus main hakim sendiri yang melibatkan anak di bawah umur.
Kapolres menegaskan bahwa seluruh kasus tersebut berhasil ditangani secara profesional dan seluruh pelaku telah diproses sesuai hukum yang berlaku. Tingkat penyelesaian perkara mengalami peningkatan signifikan hingga 86,9 persen pada 2024 dan naik menjadi 87,7 persen di tahun 2025.
“Harapan kami ke depan bukan hanya penindakan, tetapi mencegah agar kasus-kasus serupa tidak kembali terjadi,” tambahnya.
Di bidang lalu lintas, Satlantas Polres Magetan mencatat keberhasilan signifikan. Jumlah kecelakaan lalu lintas turun dari 659 kejadian pada 2024 menjadi 610 kejadian di 2025. Korban meninggal dunia juga turun dari 80 menjadi 67 orang, sementara korban luka berat turun dari 5 menjadi 3 orang, dan luka ringan dari 1.055 menjadi 953 orang. Nilai kerugian materiil juga menurun drastis dari sekitar Rp1 miliar menjadi Rp700 juta.
Upaya tersebut didukung dengan berbagai program edukasi seperti Polisi Go to School, Go to Pesantren, dan Perguruan Tinggi, serta kerja sama dengan Jasa Raharja dalam memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Magetan dan seluruh pemangku kepentingan atas sinergi yang terjalin dalam menciptakan situasi aman dan kondusif, khususnya menjelang perayaan Tahun Baru dan pelaksanaan Operasi Lilin Semeru.
Sementara itu, Sekda Magetan Wely Kristanto dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada Polres Magetan atas keberhasilannya menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Magetan siap terus mendukung upaya Polri, termasuk melalui perbaikan infrastruktur jalan, penerangan jalan umum, serta pemasangan rambu-rambu lalu lintas.
“Sinergi antara Pemkab, Polres, dan seluruh OPD akan terus kami perkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat dan efektif,” ujar Wely Kristanto.
Di bidang lalu lintas, data Satlantas menunjukkan penurunan signifikan kecelakaan lalu lintas dari 659 kejadian pada 2024 menjadi 610 kejadian pada 2025. Korban meninggal dunia turun dari 80 menjadi 67 orang, luka berat dari 5 menjadi 3 orang, luka ringan dari 1.055 menjadi 953 orang, serta kerugian materiil turun dari sekitar Rp1 miliar menjadi Rp700 juta.
Perwakilan Jasa Raharja Kemal menyampaikan bahwa pihaknya aktif mendukung Polres Magetan melalui edukasi keselamatan lalu lintas di sekolah, pesantren, dan tempat wisata, serta pemasangan spanduk dan imbauan keselamatan guna menekan angka kecelakaan.
“Harapannya, pada tahun 2026 angka kecelakaan lalu lintas di Magetan bisa terus ditekan dan semakin baik,” ujar Kemal.(lina)






