Pemdes Pucangan Tingkatkan Infrastruktur Desa: Rabat Jalan di Dusun Banyumeneng Jadi Bukti Nyata Pemanfaatan Dana Desa 2025

Ngawi, indonesia-jaya.com— 3 November 2025,Pemerintah Desa Pucangan, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Salah satu upaya konkret yang telah direalisasikan pada tahun 2025 ini adalah pembangunan rabat jalan di Dusun Banyumeneng RT 4 RW 2, dengan volume 61,96 meter. Proyek ini menggunakan anggaran sebesar Rp 84.000.000 yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 dan dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Pucangan.
🔹 Peningkatan Akses dan Konektivitas Antarwilayah
Kepala Desa Pucangan, Agung Suprapto, menjelaskan bahwa pembangunan rabat jalan tersebut merupakan bagian dari program prioritas pemerintah desa di bidang infrastruktur. Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya sudah mengalami kerusakan cukup parah, sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat, terutama saat musim hujan.
> “Selama ini warga cukup kesulitan ketika melewati jalan ini, apalagi ketika turun hujan. Jalan menjadi licin dan becek, kendaraan sulit melintas. Karena itu, kami prioritaskan pembangunan rabat jalan ini agar akses transportasi warga lebih lancar,” ujar Agung Suprapto saat ditemui di kantor desa, Senin (3/11/2025).
Dengan rampungnya pembangunan rabat jalan ini, masyarakat kini dapat menikmati akses yang lebih baik menuju pusat kegiatan ekonomi dan sosial. Jalan tersebut menghubungkan area pemukiman warga dengan lahan pertanian dan jalan utama desa, sehingga sangat vital bagi aktivitas sehari-hari.
🔹 Dana Desa untuk Kesejahteraan Bersama
Agung Suprapto menegaskan bahwa penggunaan Dana Desa diarahkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat. Pemerintah Desa Pucangan mengedepankan transparansi dan partisipasi warga dalam setiap tahap pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan.
> “Dana Desa bukan hanya untuk membangun fisik, tapi juga membangun kepercayaan masyarakat. Karena itu, kami selalu libatkan warga dalam prosesnya, agar semua tahu ke mana anggaran desa digunakan dan apa manfaatnya,” tambahnya.
Proyek rabat jalan ini dikerjakan secara swakelola oleh TPK Desa Pucangan, dengan melibatkan tenaga kerja lokal. Selain memberikan hasil pembangunan berupa jalan yang layak, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga yang ikut bekerja dalam proyek tersebut. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat desa.
🔹 Dampak Positif bagi Warga
Warga Dusun Banyumeneng menyambut baik selesainya pembangunan rabat jalan tersebut. Salah satu warga, Slamet (47), mengatakan bahwa keberadaan jalan baru sangat membantu masyarakat dalam aktivitas harian, terutama dalam mengangkut hasil panen dan memenuhi kebutuhan keluarga.
> “Dulu kalau musim hujan, kami susah lewat sini. Sekarang jalannya sudah bagus, kendaraan bisa lewat dengan mudah. Terima kasih kepada Pak Kades dan perangkat desa yang sudah memperjuangkan ini,” tutur Slamet.
Dengan perbaikan akses jalan ini, diharapkan perputaran ekonomi di wilayah Banyumeneng akan semakin meningkat. Para petani dapat lebih cepat mengangkut hasil pertanian ke pasar, anak-anak sekolah bisa berangkat dengan aman, dan kegiatan sosial masyarakat menjadi lebih lancar.
🔹 Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan
Dalam setiap kegiatan pembangunan, Pemerintah Desa Pucangan juga selalu mengedepankan prinsip akuntabilitas dan transparansi publik. Informasi terkait penggunaan Dana Desa, rincian anggaran, serta pelaksanaan kegiatan dipublikasikan secara terbuka melalui papan informasi dan musyawarah desa.
> “Kami ingin masyarakat percaya bahwa setiap rupiah dari Dana Desa benar-benar digunakan untuk kepentingan bersama. Pembangunan ini adalah bukti nyata bahwa dengan gotong royong dan kerja sama, desa bisa maju tanpa harus menunggu bantuan dari luar,” tegas Agung Suprapto.
Selain itu, pembangunan rabat jalan ini juga menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah desa, lembaga masyarakat, dan warga. Semua pihak berperan aktif dalam pengawasan agar hasil pekerjaan sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi teknis yang ditetapkan.
🔹 Langkah Berkelanjutan
Ke depan, Pemerintah Desa Pucangan akan terus melanjutkan program pembangunan infrastruktur lainnya, seperti peningkatan jalan antar dusun, perbaikan saluran irigasi, dan pembangunan fasilitas umum. Tujuannya tidak lain adalah memperkuat pondasi ekonomi desa serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
> “Kami ingin setiap dusun di Pucangan merasakan pembangunan yang merata. Tidak hanya di Banyumeneng, tapi juga di wilayah lain yang masih membutuhkan perhatian,” ungkap Kades Agung Suprapto menutup wawancara.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan masyarakat, Desa Pucangan optimistis dapat mewujudkan visi sebagai desa yang maju, sejahtera, dan mandiri. Pembangunan rabat jalan di Dusun Banyumeneng menjadi simbol nyata dari upaya bersama dalam memanfaatkan Dana Desa secara bijak dan berkelanjutan untuk kemajuan seluruh warga.(lina/Adv)







