Kades Banyubiru Dra Kundari, M,Ag Tingkatkan Harapan Hidup Ibu dan Anak Dengan Gerakan Sayang Ibu

Ngawi, indonesia -jaya.com-Kepala Desa Banyubiru Dra Kundari, M,Ag Bersama Sekretaris Desa Suwoyo selaku Ketua GSI dan Seluruh perangkat desa Juga Kader Posyandu dan Kader PKK Tingkatkan Harapan Hidup Ibu dan Anak Dengan Gerakan Sayang Ibu (GSI) dengan Sosialisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan dan Pemberian Benih Sayur Kepada Ibu Hamil Bersama Tim Penggerak PKK Desa Banyubiru Di Pendopo desa Banyubiru Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi ,Kamis (24/ 12/ pukul 09.00 Wib.
Acara GSI dihadiri suwoyo Sekretaris Desa selaku Ketua GSI, Kader PKK bu Anik, Kader posyandu Patmini , 15 Ibu Hamil
Kepala Desa Banyubiru Dra Kundari, M,Ag Bersama Sekretaris Desa Suwoyo selaku Ketua GSI menerangkan, “Pertemuan rutin bulanan ini dilakukan dengan pemberian bibit benih sayur diantaranya bibit terong, pepaya, tomat ,cabe besar dan cabe rawit juga hadiah hadir untuk ibu hamil dengan pemberian roti
Tujuan utama Gerakan Sayang Ibu (GSI) adalah untuk mengurangi angka kematian ibu (AKI) akibat kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi. GSI juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan secara keseluruhan, termasuk peningkatan kesehatan reproduksi, pengetahuan tentang kehamilan dan persalinan, serta peningkatan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.
Secara lebih rinci, tujuan Gerakan Sayang Ibu (GSI) adalah:
1.Meningkatkan kualitas hidup perempuan:
GSI berupaya untuk meningkatkan akses perempuan terhadap layanan kesehatan reproduksi, meningkatkan pengetahuan tentang kehamilan dan persalinan, serta mendorong perempuan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan terkait kesehatan mereka.
2.Meningkatkan angka harapan hidup:
GSI juga bertujuan untuk meningkatkan angka harapan hidup masyarakat secara keseluruhan, dengan fokus pada kesehatan ibu dan anak.
3.Menciptakan kehamilan dan persalinan yang aman:
GSI mendorong masyarakat untuk terlibat dalam upaya memastikan bahwa kehamilan dan persalinan dapat berjalan dengan aman dan sehat bagi ibu dan bayi.
Meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan:
GSI berupaya untuk meningkatkan akses masyarakat, terutama ibu hamil, terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, termasuk pemeriksaan rutin, persalinan di fasilitas kesehatan, dan perawatan posnatal.
4.Meningkatkan kesadaran masyarakat:
GSI juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan reproduksi dan peran penting keluarga dalam mendukung kehamilan dan persalinan yang aman.

GSI melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan organisasi terkait, untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut secara bersama-sama.
Kepala Desa Banyubiru Dra Kundari, M,Ag Bersama Sekretaris Desa Suwoyo selaku Ketua GSI menambahkan, ” Kami Menyarankan Ibu hamil untuk makan -makanan bergizi seimbang yaitu konsumsi karbohidrat , zat besi, protein hewani, nabati juga sayur dan buah buahan sehingga mengurangi kasus kematian Ibu dan bayi .
Ibu hamil 15 orang ini dari kumpulan Posyandu di wilayah 4 dusun yaitu dusun Jenak, dusun Banyubiru, dusun Sukorejo dan dusun Bulakpepe
Pentingnya Edukasi kepada Ibu hamil meliputi Edukasi tentang gizi seimbang, pentingnya ASI eksklusif, dan MPASI yang bergizi, serta pentingnya deteksi dini stunting melalui posyandu, sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang cara mencegah dan mengatasi stunting.
Karena dengan Gizi seimbang adalah kunci utama dalam mencegah dan mengatasi stunting. Dengan memberikan asupan gizi yang cukup dan seimbang sejak dini, meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, serta melakukan intervensi serentak, diharapkan angka stunting di Indonesia dapat ditekan dan generasi penerus bangsa dapat tumbuh sehat dan berkualitas menciptakan indonesia emas, ” Pungkas Dra Kendari, MAg Kades Banyubiru.(Lina/Adv)






