Dinas Perdagangan Ngawi Gelar Workshop Up Skilling Pelintingan Rokok SKT, Tingkatkan Produktivitas Pekerja IHT

Ngawi, indonesia-jaya. Com– Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi menggelar Workshop Up Skilling Pelintingan Rokok (SKT) pada 28–30 November 2025.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas DPPTK Ngawi Kusumawati Nilam, S.Si., MT, melalui Kepala Bidang Perindustrian, Daru Chandra Wulandari, M.Si, dan diikuti oleh 35 peserta dari berbagai perusahaan rokok di Ngawi.
Kepala Dinas DPPTK Ngawi Kusumawati Nilam, S.Si., MT, menegaskan, ” Pembukaan dan sesi materi teori dilaksanakan di Nata Hotel, kemudian dilanjutkan dengan praktik lapangan selama dua hari.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Gaporama (Gabungan Pengusaha Rokok Malang), yang dikenal berpengalaman dalam pengembangan SDM industri hasil tembakau (IHT).
Untuk mendorong Produktivitas dan Kualitas Produksi, Dalam paparannya, Daru Chandra Wulandari, Msi menjelaskan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas SDM di sektor IHT. Menurutnya, keterampilan melinting rokok—khususnya jenis SKT (Sigaret Kretek Tangan)—sangat berpengaruh terhadap kualitas produk.

“Proses melinting rokok secara manual membutuhkan ketelitian, kecepatan, dan konsistensi yang tinggi. Keterampilan pekerja menentukan kualitas rokok batangan serta daya saing perusahaan,” jelas Daru Chandra Wulandari, Msi
Ia menambahkan bahwa peningkatan keahlian linting rokok akan berdampak langsung pada efisiensi produksi, stabilitas mutu, serta kesejahteraan pekerja. Selain itu, perusahaan pun dapat mengurangi tingkat kesalahan produksi dan meningkatkan volume output.
Peserta dari Lima Perusahaan Rokok di Ngawi
Sebanyak 35 peserta berasal dari berbagai perusahaan rokok lokal, di antaranya:
1 .PR Krido Tani
2.PR Among Tani
3.PR Sugiyati (Nalami)
4.PT Dewi Murni Abadi
5.PT Dadi Mulyo Sejati

Selama workshop, peserta mendapatkan pembinaan teknik, pengetahuan standar mutu, serta praktik peningkatan kecepatan linting.
Para peserta juga dibimbing menerapkan metode produksi yang lebih efisien sesuai standar industri tembakau nasional.
Selanjutnya dalam mendukung Kesejahteraan dan Penyerapan Tenaga Kerja, Kepala Bidang Perindustrian DPPTK Ngawi Daru Chandra Wulandari, Msi juga berharap kegiatan ini dapat menjadi solusi untuk mendongkrak produktivitas industri rokok skala kecil dan menengah di Ngawi. “Kami ingin memastikan pekerja memiliki kompetensi yang terus meningkat agar perusahaan semakin maju dan penyerapan tenaga kerja semakin luas,” ujar Daru.
Dengan terlaksananya workshop ini, Pemerintah Kabupaten Ngawi optimistis sektor industri hasil tembakau dapat tetap bertahan dan berkembang di tengah persaingan nasional maupun global.(lina/Adv)






