Dari Teknologi ke Tangan Anak Negeri: Aksi Inspiratif Bintang Chip dan H. Dra. Tumukninah di SDN Ngawi Purba
NGAWI ,ramahpublik.com— Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, masih banyak sekolah dasar di daerah yang berjuang menyediakan fasilitas dasar bagi siswanya. Melihat kondisi ini, H. Dra. Tumukninah beserta suami bersama perusahaan teknologi nasional Bintang Chip turun langsung ke SDN Ngawi Purba, Kabupaten Ngawi, untuk menyalurkan bantuan pendidikan berupa tas sekolah gratis.
Bakti sosial yang digelar pada Minggu (13/07/2025) itu bukan hanya sekadar seremonial belaka, melainkan menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kesetaraan akses pendidikan bagi anak-anak pelosok. Sekitar 200 tas sekolah dibagikan kepada siswa-siswi dari berbagai jenjang, dilengkapi alat tulis dan buku bacaan.
“Jangan pernah anggap remeh sebuah tas. Karena dari tas itulah, ilmu akan dibawa pulang, mimpi-mimpi disimpan, dan harapan masa depan disemai,” ujar H. Drs. Tumukninah dalam sambutannya yang menyentuh hati para guru dan orang tua siswa yang hadir di halaman sekolah.
Program ini merupakan bagian dari Bintang Chip Peduli Pendidikan Teknologi, yang selama lima tahun terakhir telah menjangkau lebih dari 80 sekolah di wilayah Jawa dan luar Jawa. Kali ini, SDN Ngawi Purba dipilih karena komitmen sekolah tersebut dalam membangun karakter dan kualitas belajar siswa meski dengan keterbatasan sarana.
Selain pembagian tas, kegiatan juga diramaikan dengan sesi motivasi “Teknologi dan Mimpi Anak Desa” yang diberikan oleh relawan muda Bintang Chip. Mereka memperkenalkan aplikasi edukatif berbasis Android dan mengajarkan cara mengakses bahan bacaan digital gratis.

Salah satu siswa kelas 4, Riko (10), mengaku sangat senang mendapatkan tas baru. “Sekarang nggak perlu pinjam tas kakak lagi. Aku janji belajar lebih giat,” ujarnya polos sambil memeluk tas biru barunya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Ngawi Purba, Ibu Siti Marfu’ah, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan momentum penting yang tidak hanya membekas secara materiil, tetapi juga membangun semangat dan kepercayaan diri anak-anak. “Anak-anak kami bukan hanya penerima bantuan, tapi juga penerima harapan,” ucapnya.
Acara ditutup dengan foto bersama seluruh siswa, guru, serta H. Drs. Tumukninah dan suami. Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa perubahan nyata dalam dunia pendidikan dapat dimulai dari langkah kecil, namun penuh cinta dan kolaborasi.(lina/ADV)







