Bupati Ngawi Lantik 322 Pejabat, Sistem Manajemen Talenta Jadi Dasar Penataan ASN
Bupati Ngawi Lantik 322 Pejabat, Sistem Manajemen Talenta Jadi Dasar Penataan ASN
NGAWI , indonesia-jaya.com– Bupati Ngawi H.Ony Anwar Harsono,ST,MH memimpin langsung pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan terhadap ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi. Sebanyak 322 pejabat resmi dilantik dalam agenda yang berlangsung di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Rabu (19/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Ngawi melakukan penataan organisasi sekaligus penyegaran birokrasi melalui mutasi, rotasi, pengangkatan, dan promosi jabatan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 pejabat menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), 53 pejabat administrator, 57 pejabat pengawas, 192 kepala sekolah, enam kepala puskesmas, serta empat pejabat dalam rangka pengukuhan BAPPERIDA.
Penataan jabatan dilakukan dengan mengedepankan sistem manajemen talenta. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penerapan sistem merit di lingkungan Pemkab Ngawi, sehingga penempatan ASN tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan organisasi, tetapi juga kompetensi, kinerja, potensi, dan rekam jejak aparatur.
Salah satu pergantian penting dalam jajaran pejabat tersebut terjadi di BKPSDM Kabupaten Ngawi. Dhiyan Kenop Tri Kuncoro, S.T., M.Si., resmi menduduki jabatan Kepala BKPSDM Kabupaten Ngawi.
Dhiyan menggantikan Drs. Yulianto Kusprasetyo yang sebelumnya menjalankan tugas sebagai Plt. Kepala BKPSDM. Dengan jabatan baru tersebut, Dhiyan mendapatkan amanah untuk memimpin perangkat daerah yang mempunyai peran penting dalam pengelolaan dan pengembangan sumber daya aparatur di Kabupaten Ngawi.
Kepala BKPSDM memiliki posisi strategis dalam memastikan manajemen ASN berjalan secara profesional. Mulai dari pengembangan kompetensi, pembinaan karier, mutasi dan promosi, pengadaan serta pemberhentian ASN, penilaian kinerja, hingga pengembangan kapasitas aparatur menjadi bagian dari tugas yang harus dikelola secara optimal.
Bupati Ngawi H.Ony Anwar Harsono,ST,MH menyampaikan bahwa proses mutasi, rotasi, dan promosi merupakan bagian dari evaluasi berkala terhadap kebutuhan organisasi. Penyegaran diperlukan agar birokrasi terus bergerak dinamis dan mampu menghadapi tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin kompleks.
Melalui penataan tersebut, Pemkab Ngawi berharap para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Setiap pejabat dituntut tidak hanya mampu melaksanakan pekerjaan administratif, tetapi juga mempunyai kemampuan kepemimpinan, inovasi, koordinasi, serta komitmen kuat terhadap pelayanan publik.
Penerapan manajemen talenta menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan ASN yang memiliki kompetensi dan kinerja baik mendapatkan ruang untuk berkembang dan mengemban tanggung jawab sesuai potensinya.
Langkah tersebut sekaligus diharapkan dapat menciptakan birokrasi yang lebih profesional, berintegritas, adaptif, dan memiliki orientasi kuat terhadap hasil pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan penekanan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Para pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjaga integritas dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Pemerintah Kabupaten Ngawi.
Selain 322 pejabat yang dilantik, masih terdapat dua jabatan kepala organisasi perangkat daerah yang belum terisi secara definitif, yakni Inspektur Inspektorat dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Pengisian kedua jabatan tersebut masih menunggu rekomendasi dari pemerintah pusat.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko, jajaran Pemerintah Kabupaten Ngawi, Ketua DPRD Ngawi, serta unsur Forkopimda. Perwakilan Kejaksaan, Kodim 0805/Ngawi dan Polres Ngawi juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dengan adanya penataan besar-besaran terhadap jajaran ASN, Pemkab Ngawi berharap kinerja pemerintahan semakin solid. Para pejabat yang baru dilantik diharapkan dapat menjalankan tugas secara cepat, tepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pelantikan 322 pejabat tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Ngawi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin baik. Penempatan aparatur berbasis kompetensi dan manajemen talenta diharapkan mampu menciptakan organisasi pemerintahan yang efektif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pergantian sejumlah pejabat, termasuk masuknya Dhiyan Kenop Tri Kuncoro sebagai Kepala BKPSDM definitif, diharapkan membawa energi baru dalam pengelolaan birokrasi dan pengembangan sumber daya manusia aparatur di Kabupaten Ngawi.(Lina/Adv)

