Pemkab Madiun dan Perum BULOG Launching Penyaluran Bantuan Pangan Beras, 107.231 PBP Jadi Sasaran

Pemkab Madiun dan Perum BULOG Launching Penyaluran Bantuan Pangan Beras, 107.231 PBP Jadi Sasaran

MADIUN ,indonesia-jaya.com– Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Perum BULOG Kantor Cabang Madiun melaksanakan Launching Penyaluran Program Bantuan Pangan Beras Alokasi Bulan Juli sampai dengan September Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Kebonsari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Madiun, Wakil Bupati Madiun, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Madiun, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Camat Kebonsari, para kepala desa se-Kecamatan Kebonsari, jajaran pemerintah daerah, perangkat desa, para pendamping, serta masyarakat penerima manfaat.

Program Bantuan Pangan Beras menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Melalui program tersebut, pemerintah berupaya membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pangan keluarga tetap terpenuhi. Bantuan beras diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima, terutama dalam menghadapi berbagai kebutuhan rumah tangga.

Secara nasional, program Bantuan Pangan Beras disalurkan kepada sekitar 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP). Sementara itu, untuk Kabupaten Madiun terdapat 107.231 PBP yang menjadi sasaran program bantuan pangan beras.

Pada penyaluran alokasi bulan Juli sampai dengan September 2026 ini, bantuan disalurkan sekaligus sehingga masing-masing penerima mendapatkan 30 kilogram beras secara langsung. Penyaluran tersebut diharapkan mampu memberikan ruang lebih bagi keluarga penerima manfaat dalam mengatur pengeluaran rumah tangga, sehingga sebagian kebutuhan pangan dapat terpenuhi dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Program ini tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Dengan adanya bantuan beras, keluarga penerima manfaat diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran untuk kebutuhan pangan dan mengalokasikan sebagian pendapatan untuk memenuhi kebutuhan keluarga lainnya.

Dalam pelaksanaannya, Perum BULOG menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program pemerintah tersebut, mulai dari kesiapan stok, kualitas beras, proses distribusi, hingga memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Perum BULOG juga memastikan beras yang disalurkan kepada masyarakat merupakan beras yang layak konsumsi dan memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan. Aspek kualitas menjadi perhatian penting karena bantuan yang diterima masyarakat tidak hanya harus tepat sasaran, tetapi juga harus memenuhi standar pangan yang baik.

Pemimpin Cabang Perum BULOG Madiun, Agung Sarianto, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan merupakan amanah sekaligus tanggung jawab negara untuk memastikan pangan hadir sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, setiap kilogram beras yang disalurkan bukan sekadar komoditas bantuan, melainkan merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat.

“Penyaluran bantuan pangan bukan sekadar kegiatan distribusi. Di balik setiap kilogram beras yang kami salurkan, terdapat sebuah amanah dan tanggung jawab negara untuk memastikan pangan hadir sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” demikian disampaikan dalam sambutan Perum BULOG Kantor Cabang Madiun.

Perum BULOG juga menilai keberhasilan program bantuan pangan tidak mungkin dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BULOG, dinas terkait, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang terlibat langsung dalam proses penyaluran di lapangan.

Karena itu, koordinasi antarlembaga menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara tertib, lancar, transparan, dan tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Madiun memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut, termasuk melalui koordinasi perangkat daerah hingga pemerintah desa. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, Dinas Sosial, Dinas Pertanian dan Perikanan, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa turut berperan dalam mendukung kelancaran penyaluran.

Program tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BULOG dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat. Pemerintah memastikan kebijakan dan perlindungan pangan, pemerintah daerah melakukan koordinasi dan pelayanan di wilayahnya, sementara BULOG memastikan ketersediaan serta distribusi pangan.

Di sisi lain, masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan ketahanan pangan, baik di tingkat keluarga maupun lingkungan.

Dalam momentum launching tersebut, Perum BULOG juga menekankan pentingnya memastikan seluruh proses penyaluran berlangsung dengan tepat sasaran, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat waktu, dan tepat administrasi.

Apabila dalam pelaksanaan ditemukan berbagai hal yang membutuhkan perhatian atau terdapat kendala di lapangan, masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan masukan kepada pihak terkait. Keterbukaan terhadap masukan masyarakat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan program pemerintah berjalan sebagaimana mestinya.

“Setiap masukan merupakan bagian dari upaya untuk terus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, program bantuan pangan beras juga diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi keluarga penerima. Bantuan yang diterima diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Pemerintah dan BULOG berharap bantuan tersebut dapat memberikan ketenangan sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun.

Pelaksanaan penyaluran bantuan pangan juga menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu lembaga. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan.

Sinergi yang kuat antara pemerintah, BULOG, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat diharapkan mampu menjaga ketersediaan pangan, stabilitas harga, dan daya beli masyarakat.

Dengan program tersebut, pemerintah ingin memastikan masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat, memperoleh dukungan dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok. Bantuan beras juga diharapkan dapat menjadi bantalan sosial bagi keluarga yang membutuhkan.

Perum BULOG Kantor Cabang Madiun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Madiun, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Madiun, beserta seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan dan koordinasi dalam pelaksanaan Program Bantuan Pangan Beras.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, Dinas Sosial, Dinas Pertanian dan Perikanan, jajaran Kecamatan Kebonsari, seluruh kepala desa se-Kecamatan Kebonsari, perangkat desa, para pendamping, serta seluruh pihak yang ikut mendukung kelancaran penyaluran bantuan.

Kolaborasi tersebut diharapkan terus diperkuat sehingga program pemerintah benar-benar memberikan manfaat dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Melalui penyaluran bantuan pangan beras alokasi Juli sampai September 2026, pemerintah berharap kebutuhan pangan masyarakat Kabupaten Madiun semakin terjamin. Program tersebut sekaligus menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan, menjaga daya beli, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

“Beras tersalurkan, pangan terjaga, masyarakat sejahtera.”

Dengan semangat tersebut, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Madiun dan Perum BULOG diharapkan terus berjalan untuk memastikan bantuan pangan dapat diterima masyarakat secara tepat, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya.(Lina)