Bapenda Kabupaten Madiun Hadirkan Layanan Pajak Daerah di Bahana Bersahaja Di Kelurahan Bangunsari , Permudah Masyarakat Urus SPPT dan BPHTB


Kasubbid Penilai dan Pengolah Data dan Informasi Bapenda Kabupaten Madiun, Ayu Rosita Ning Tyas, S.Sos., M.Si., saat melayani Masyarakat Urus SPPT dan BPHTB

MADIUN, indonesia-jaya.com– Pemerintah Kabupaten Madiun terus berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) yang digelar di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun . Dalam kegiatan tersebut, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun membuka stan pelayanan pajak daerah untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan administrasi perpajakan. Rabu (10/6/2026)

Kepala Bapenda Kabupaten Madiun, Yudi Hartono, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa kehadiran stan pelayanan pajak daerah dalam Bahana Bersahaja merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat.

Berbagai layanan yang disediakan antara lain pelayanan SPPT PBB-P2, BPHTB, konsultasi perpajakan daerah, perubahan data SPPT, pemecahan dan penggabungan objek pajak, hingga pengurusan balik nama wajib pajak. Masyarakat juga dapat berkonsultasi secara langsung dengan petugas mengenai berbagai persoalan administrasi pajak daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun Yudi Hartono, S.Sos., M.M.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik tanpa harus datang jauh ke kantor. Melalui Bahana Bersahaja ini, masyarakat dapat mengurus berbagai kebutuhan perpajakan secara lebih mudah dan cepat,” ujar Yudi Hartono.

Ia menjelaskan bahwa program pelayanan keliling tersebut terus dilakukan secara bergantian di sejumlah wilayah Kabupaten Madiun. Setelah sebelumnya dilaksanakan di Desa Bodag, Kecamatan Kare, bulan ini pelayanan hadir di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo. Selanjutnya kegiatan serupa akan digelar di wilayah lain seperti Sareng, Tiron, Caruban, hingga Dempelan sesuai jadwal yang telah disusun.

Selain pelayanan langsung, Bapenda Kabupaten Madiun juga terus mendorong transformasi digital melalui penerapan e-SPPT dan sistem pembayaran pajak daerah secara elektronik. Dengan layanan tersebut, masyarakat kini dapat melakukan pembayaran pajak melalui berbagai kanal pembayaran digital yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah.

“Pembayaran pajak saat ini semakin mudah karena dapat dilakukan secara online melalui berbagai platform pembayaran. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan perbankan, BUMDes, maupun kanal pembayaran digital seperti Tokopedia, GoPay, Alfamart, dan Indomaret,” jelasnya.

Menurut Yudi, digitalisasi pelayanan pajak menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kemudahan akses sekaligus mendorong kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Ke depan, Bapenda juga akan terus mengembangkan pelayanan berbasis digital termasuk layanan balik nama dan konsultasi secara daring.

Sementara itu, Kasubbid Penilai dan Pengolah Data dan Informasi Bapenda Kabupaten Madiun, Ayu Rosita Ning Tyas, S.Sos., M.Si., menambahkan bahwa pelayanan jemput bola seperti Bahana Bersahaja sangat membantu masyarakat yang membutuhkan informasi maupun penyelesaian administrasi perpajakan secara langsung.

“Melalui kegiatan ini kami dapat memberikan edukasi sekaligus pelayanan kepada masyarakat sehingga berbagai permasalahan terkait data objek pajak dapat segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Kegiatan Bahana Bersahaja sendiri tidak hanya menghadirkan pelayanan pajak daerah. Berbagai layanan publik lainnya juga tersedia, mulai dari pelayanan kesehatan, Creative Hub, inkubator bisnis, pasar murah, bazar UMKM, hingga sejumlah pelayanan administrasi umum lainnya.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, Sekretaris Daerah Sigit Budiarto, jajaran Forkopimda, Forkopimcam Dolopo, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan.

Melalui kolaborasi seluruh perangkat daerah dalam program Bahana Bersahaja, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap dapat terus memperkuat pelayanan publik yang semakin dekat, cepat, transparan, dan harmonis. Semangat sinergi dan kebersamaan yang diusung dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu mewujudkan pelayanan prima sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun.(Lina/Adv)