Ketua DPRD Madiun Gelar Rapat Paripurna, Sampaikan Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun 2025

Madiun, Indonesia-jaya.com— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Keputusan DPRD tentang Rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madiun Tahun 2025. di Gedung DPRD , Kamis (2/4/2026) pukul 11.00 Wib.
Rapat penting tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, S.H. (PDI-P), didampingi jajaran pimpinan DPRD yaitu Wakil Ketua I Drs. Mujono, M.Si. (Golkar), Wakil Ketua II Slamet Rijadi, S.Sos., M.Pd. (PKB), serta Wakil Ketua III Ali Masngudi (Demokrat).
Turut hadir pada kesempatan tersebut Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, Sekretaris Daerah, serta Sekretaris DPRD Drs. Sawung Rehtomo, M.Si, Seluruh Camat dan Kades Se kabupaten Madiun . Kehadiran jajaran lengkap eksekutif dan legislatif ini menunjukkan kuatnya komitmen dalam menjaga sinergi pembangunan daerah.
Dalam rapat tersebut, DPRD menyampaikan hasil evaluasi mendalam terhadap berbagai indikator pembangunan daerah tahun 2025. Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah angka kemiskinan Kabupaten Madiun yang masih berada pada level 10,5%, di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur yang berada di angka 9,5%. DPRD menilai perlunya strategi yang lebih tajam, terukur, serta koordinasi lintas perangkat daerah untuk menekan angka kemiskinan secara progresif.
- Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak.,didampingi Wabup dan Sekda Saat Wawancara LKPJ Tahun 2025
Selain itu, DPRD juga menyoroti pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Madiun yang berada di angka 75%, masih di bawah angka rata-rata IPM Jawa Timur yang sudah mencapai 76%. Dari 33 indikator, sebanyak 18 indikator telah menunjukkan kemajuan signifikan, sementara sisanya dinilai perlu percepatan dan penyempurnaan dalam implementasi.
Ketua DPRD menekankan bahwa rekomendasi ini bukan menjadi catatan kritik semata, melainkan pendorong agar pembangunan dapat berjalan lebih maksimal. Dengan hadirnya berbagai institusi pendidikan, termasuk rencana kontribusi Universitas Sebelas Maret (UNS), DPRD berharap peningkatan kualitas pendidikan dan SDM dapat terakselerasi.
“DPRD memberikan saran agar seluruh perangkat daerah melakukan koordinasi intensif untuk mengoptimalkan capaian pembangunan. Sinergi adalah kunci agar Madiun dapat menjadi daerah yang bersahaja, berdaya saing, dan semakin maju,” tegas Ketua DPRD.
Bupati Madiun menyampaikan apresiasi atas rekomendasi DPRD dan berkomitmen menindaklanjuti seluruh masukan tersebut. Menurutnya, kolaborasi eksekutif dan legislatif merupakan kekuatan besar dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.(Lina/Adv)






