Sekdes Bangsri, Bambang Subandono, S.Pd, Menyambut Tim Penilaian Lomba Asman Toga oleh Dinas Kesehatan Magetan

Magetan, indonesia-jaya. Com– Upaya pengembangan kesehatan mandiri di tingkat masyarakat terus digalakkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan. Salah satu bentuk nyatanya adalah melalui Lomba Asuhan Mandiri Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Asman Toga), yang digelar secara berkala di berbagai desa. Pada kesempatan kali ini, giliran Kelompok Asman Toga “Asri” Desa Bangsri, Kecamatan Plaosan yang mendapat kunjungan dan penilaian langsung dari tim Dinkes.
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Desa Bangsri, Bambang Subandono, S.Pd, hadir secara langsung mewakili Kepala Desa Bangsri, Sunarto, yang berhalangan hadir karena kegiatan dinas lainnya. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan penuh dari pemerintah desa terhadap pengembangan Toga sebagai bagian dari program kesehatan berbasis masyarakat.
> “Tanaman obat keluarga adalah warisan budaya sekaligus potensi kesehatan yang sangat bermanfaat. Kami, Pemerintah Desa Bangsri, sangat mendukung dan mengapresiasi inisiatif warga dalam mengelola Asman Toga. Harapannya, program ini bukan hanya untuk lomba, tapi bisa menjadi budaya hidup sehat yang berkelanjutan,” ujar Bambang dalam sambutannya.
Kelompok Asman Toga “Asri” menampilkan lebih dari 30 jenis tanaman obat seperti jahe, kunyit, temulawak, sereh, dan sambiloto, yang ditata rapi dalam taman berkonsep edukatif dan produktif. Tidak hanya ditanam, tanaman-tanaman ini juga telah dimanfaatkan dalam bentuk produk olahan seperti jamu tradisional, teh herbal, salep alami, dan minyak gosok, yang diproduksi oleh kelompok ibu-ibu setempat.

Tim penilai dari Dinkes Kabupaten Magetan memberikan sejumlah apresiasi atas keterlibatan masyarakat, inovasi produk, serta tampilan taman yang asri dan terorganisir dengan baik. Selain itu, pengolahan tanaman dilakukan dengan metode organik, tanpa bahan kimia tambahan, sehingga lebih aman dan bernilai jual tinggi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari seleksi tingkat kabupaten, dan jika lolos, kelompok Asman Toga “Asri” Desa Bangsri berkesempatan untuk mewakili Kabupaten Magetan ke tingkat provinsi Jawa Timur.
> “Kami percaya Desa Bangsri punya potensi besar untuk berkembang dalam bidang herbal dan tanaman obat. Dengan pembinaan berkelanjutan, desa ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain,” ujar salah satu perwakilan tim penilai dari Dinkes.
Sebagai penutup, Bambang menyampaikan harapan besar agar seluruh elemen desa tetap bersatu dan semangat dalam mengembangkan potensi lokal untuk mendukung kesehatan mandiri dan kesejahteraan masyarakat.(lina)
